Selamat Datang di IT Center Garut

Bersama kami disini tempat berbagi ilmu pengetahuan dan Teknolgi Informasi, Silahkan Bergabung di Komunitas kami Disini Untuk Berbagi ilmu dan pengalaman Anda

Pembuatan dan Instalasi Warnet Murah

Kami Siap dan Melayani Pembuatan dan Instalasi Warnet dengan harga murah dan kompetitip serta bisa Negosiasi sesuai kebutuhan Anda Khusus di wilayah Garut Jabodetabek dan Jawa Barat

Pembuatan Website Dengan Harga Murah

Kami juga menyediakan jasa pemrograman berbasis web (web programing) bagi Anda yang membutuhkan Aplikasi apapun untuk menunjang kelancaran usaha/bisnis serta Instansi dan Perusahaan Anda

Blogger Profesional yang Murah

Kami Siap melayani Pembuatan Blogger dan Wordpress Murah Serta Design yang Profesional Sesuai dengan Kebutuhan Anda dengan Harga Super murah serta pengerjaan yang singkat dan cepat.

Template Website CMS dan Bisnis Murah

Kami Menyediakan Template website siap pakai yang Murah untuk keperluan bisnis dan pemasaran Perusahaan atau instansi, Dengan Design Yang Profesional

LOOP (DO-WHILE ) dalam Java

Do-While mirip dengan while-do hanya saja pengecekan dilakukan di bagian akhir sehingga bagian loop akan dieksekusi minimal satu kali.

do {
     //aksi selama kondisi = true
} while (kondisi);

Contoh:

public static void main(String[] args) {
        int i = 10;
        do  {
            System.out.println(i);
            i = i + 20;
        } while (i<100); 
        System.out.println("Selesai");       
}

Loop didalam Do-While minimal dieksekusi sebanyak satu kali, sedangkan loop didalam while-do minimal dieksekusi sebanyak 0 kali.

LOOP (WHILE-DO) dalam Java

Loop while-do melakukan pengecekan kondisi loop diawal. Format loop while-do adalah:

while (kondisi) {
     //aksi selama kondisi = true
}

Contoh:

public static void main(String[] args) {
        int i = 10;
        while (i<100) {
            System.out.println(i);
            i = i + 20;
        } 
 System.out.println("Selesai");
}

Conditional Statement (IF-THEN-ELSE) dalam Java

Format dari conditional statement di Java adalah

if (kondisi) {
   // aksi untuk kondisi = true
} else {
   // aksi untuk kondisi = false
}

Contoh:

public static void main(String[] args) {
       int umur = 20;
       if (umur>17) {
           System.out.println("Sudah cukup umur");
       } else {
           System.out.println("Belum cukup umur");
       }       
    }

Format dari nested if adalah:

if (kondisi) {  
   // aksi untuk kondisi=true
} else if (kondisi2) {
   // aksi untuk kondisi = false dan kondisi2 = true
} else if (kondisi3) {
     // aksi untuk semua false kecuali kondisi3
}


Contoh programnya adalah sebagai berikut (jangan lupa import java.util.Scanner)
public static void main(String[] args) {
        Scanner in = new Scanner(System.in);
        System.out.println("nilai anda?");
        int nilai = in.nextInt();
        if (nilai<20) {
            System.out.println("C");
        } else if (nilai<50) {
            System.out.println("B");
        } else {
            System.out.println("A");
        }    
}


Formating Output Pada Pemrograman Java

Cobalah contoh berikut: (perhatikan penggunaan .0 dibelakang 10 dan 3 untuk  menandakan angka ini adalah angka float)


public static void main(String[] args) {
         double x = 10.0 / 3.0;
         System.out.print(x);      
    }

Hasil dari program tersebut sulit dibaca, terutama untuk orang awam. Jika kita ingin mem-format keluaran, maka dapat digunakan method printf yang serupa dengan printf pada bahasa C.   Berikut adalah contoh penggunaan printf:

import java.util.Date;

public class Main {

public static void main(String[] args) {
double x = 10.0 / 3.0;
System.out.printf("%8.2f \n",x); // 8 tempat, 2 angka belakang koma      
System.out.printf("Selamat pagi %s, umur anda %d dan tinggi badan anda %4.2f  \n","Budi",20,175.4);
         
Date tgl = new Date(); //tgl hari ini
System.out.printf("Tgl hari ini: %td - %tB - %ty \n",tgl,tgl,tgl); 

//daripada tgl ditulis tiga kali, lebih praktis dengan <
System.out.printf("Tgl hari ini: %td - %<tB - %<ty \n",tgl); 
}

}

Silahkan  melihat dokumentasi method printf untuk rincian formatting yang dapat dilakukan.

Input dari Keyboard pada pemrograman java

Class Scanner dapat digunakan untuk menerima input dari keyboard. Contoh berikut memperlihatkan penggunaan class ini. Jangan lupa tambahkan import java.util.Scanner.

import java.util.Scanner;

public class Main {
    public static void main(String[] args) {
        Scanner in = new Scanner(System.in);
       
        System.out.println("Siapa nama anda?");
        String nama = in.nextLine();
       
        System.out.println("Berapa umur anda?");
        int umur = in.nextInt();
       
        System.out.println("Berapa gaji anda?");
        double gaji = in.nextDouble();
       
        System.out.println("Nama:"+nama);
        System.out.println("Umur:"+umur);
        System.out.println("Gaji:"+gaji);
       
    }
}

Membentuk String Pada Pemrograman Java

Seringkali kita membutuhkan penggabungan string dari string yang lain. Contoh berikut bekerja, tetapi tidak efisien (lebih lambat) karena setiap kali nama diisi (di-assign), maka akan dicreate variabel baru.

    public static void main(String[] args) {
        String nama1="Budi Martami";
        String nama2="Ahmad Aulia";
        String nama3="Elfan Nov";
       
        String nama;
        nama = nama1;
        nama = nama + nama2; //nama dicreate lagi di memori
        nama = nama + nama3; //nama dicreate lagi di memori
        System.out.println("Nama:"+nama);
    }

Solusi  yang lebih efisien adalah dengan menggunakan class StringBuilder. Code diatas dapat ditulis ulang sebagai berikut:

    public static void main(String[] args) {
        String nama1="Budi Martami";
        String nama2="Ahmad Aulia";
        String nama3="Elfan Noviari";
       
        StringBuilder nama = new StringBuilder();
        nama.append(nama1);
        nama.append(nama2);
        nama.append(nama3);
        System.out.println("Nama:"+nama);
    }

Perhatikan pembuatan objek nama:

StringBuilder nama = new StringBuilder()

Artinya kita menciptakan sebuah objeck nama yang bertipe StringBuilder. Sebuah objek sebelum dapat digunakan, harus dicreate terlebih dulu dengan menggunakan keyword new.  (Mengapa object bertipe String tidak perlu dicreate? Karena class String adalah class khusus yang mendapat perlakukan berbeda)

Inisialisasi objek akan dibahas lebih detil di materi pemrograman berorientasi objek.


String dalam Pemrograman Java

Berbeda dengan beberapa bahasa seperti Delphi, String  di Java bukan merupakan primitive type tetapi sebuah class. Class akan dibahas lebih detil pada materi object oriented. Tapi untuk sekarang, anggap saja class adalah sebuah tipe data khusus.

Contoh  berikut memperlihatkan cara mendeklarasikan variabel bertipe String, yaitu mengambil sebagian string (substring) dan menggabungkan (concatenation).

public static void main(String[] args) {
 String nama,gelar;   //nama dan gelar adalah objek String
 nama = "Agus Mulyana";
 gelar = "MT";
        //substring
    //ambil nama mulai dari pos 0, sebanyak 4 huruf  
 String namaPotong = nama.substring(0,4);              
 System.out.println("Nama Potong="+namaPotong);
     
 //penggabungan
  String namaLengkap = nama+", "+gelar; // + untuk menggabung
  System.out.println("Nama Lengkap: "+namaLengkap);
       
}

Perhatikan penggunaan nama.substring. Substring merupakan method (fungsi) yang disedikan class String. Selain substring masih banyak lagi method lain, misalnya uppercase, lowercase. Untuk info lengkapnya, ketik  nama.  (nama lalu diakhiri dengan titik) dan tunggu sebentar.